Untuk Kontributor silahkan masuk ke grup WA khusus Redaksi JPZIS. Gabung Sekarang

Transformasi Leadership

 

NU CARE - LAZISNU LAWANG STUDY TIRU KE NU CARE - LAZISNU PORONG, SIDOARJO


Perkuat Tata Kelola, Perluas Kemitraan, dan Tingkatkan Pelayanan kepada Umat

SIDOARJO – Dalam rangka meningkatkan kapasitas kelembagaan dan memperkuat profesionalitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, NU CARE–LAZISNU MWC NU Lawang, Kabupaten Malang, melaksanakan kegiatan Study Tiru ke NU CARE–LAZISNU MWC NU Porong, Kabupaten Sidoarjo, Ahad (1/11/2026).





Kegiatan ini menjadi saat penting bagi para Muharrik LAZISNU Lawang untuk mempererat silaturahmi, menimba ilmu, serta berbagi pengalaman dalam mengembangkan gerakan filantropi Nahdlatul Ulama.

Sebelum keberangkatan, rombongan terlebih dahulu bersilaturahmi dengan Ketua MWC NU Lawang, Kiai Haji Misbahuddin, bertempat di Masjid Ismail, Bedali, Lawang.

Dalam pesannya, Kiai Haji Misbahuddin berharap agar kegiatan ini benar-benar dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk belajar, memperluas wawasan, dan menggali pengalaman dari LAZISNU Porong. Menurutnya, silaturahmi antarlembaga merupakan salah satu jalan untuk memperkuat ukhuwah sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian kepada umat.

Setibanya di MWC NU Porong, rombongan LAZISNU Lawang disambut dengan penuh kehangatan dan keakraban. Sambutan tersebut terasa istimewa dengan hadirnya jajaran pengurus MWC NU Porong, pengurus lembaga, serta badan otonom Nahdlatul Ulama.


Tampak hadir Rois Syuriyah MWC NU Porong, Kiai Haji Lulman Marzuki, M.Pd.I; Drs. Kiai Haji Sugiono; Wakil Ketua PC LAZISNU Kabupaten Sidoarjo, Ustadz Fahrur Rozi; serta Kiai Haji Wildan Muholladun, M.Pd.I, pengurus PC LAZISNU Sidoarjo sekaligus penasihat MWC LAZISNU Porong.



Belajar Tata Kelola dan Manajemen LAZISNU

Dalam sesi diskusi dan berbagi pengalaman, rombongan mendapatkan wawasan mengenai tata kelola kelembagaan LAZISNU yang dikembangkan di lingkungan PC LAZISNU Kabupaten Sidoarjo.

Pembahasan meliputi penguatan struktur organisasi, pembagian tugas pengurus, tertib administrasi, transparansi penghimpunan dan pendistribusian dana, serta pentingnya laporan keuangan yang akuntabel.

Pengelolaan program yang terencana, terukur, dan berkelanjutan juga menjadi perhatian penting. Hal ini merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat agar pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah semakin profesional serta memberikan manfaat yang lebih luas.


LAZISNU Porong, Inspirasi Kemitraan dengan Dunia Usaha

Salah satu hal menarik yang menjadi perhatian rombongan adalah keberhasilan LAZISNU Porong dalam merangkul pelaku usaha waralaba yang memiliki jaringan luas untuk membangun sinergi dengan LAZISNU.

Model kemitraan ini memberikan gambaran bahwa gerakan filantropi NU memiliki peluang berkembang lebih besar melalui kolaborasi dengan berbagai sektor usaha.

Tidak hanya mengandalkan gerakan KOIN NU dan partisipasi warga Nahdliyin, LAZISNU juga dapat memperluas jaringan penghimpunan dana sosial melalui kemitraan strategis dengan dunia usaha.

Pengalaman tersebut menjadi inspirasi berharga bagi LAZISNU Lawang untuk mengembangkan jaringan kerja sama, memperluas basis donatur, serta menghadirkan inovasi program sosial .

      Os/Zis

Post a Comment

© ‧ Lazis NU Lawang. All rights reserved. Developed by Jago Desain