Untuk Kontributor silahkan masuk ke grup WA khusus Redaksi JPZIS. Gabung Sekarang

HSN 2026

 



ZIARAH MUASSIS NU LAWANG, MENGENANG JASA ULAMA DAN MERAWAT WARISAN PERJUANGAN


LAWANG, JAWA TIMUR — Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional atau HSN 2026, jajaran pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama atau MWC NU Kecamatan Lawang menggelar kegiatan ziarah ke makam para ulama dan tokoh pejuang Nahdlatul Ulama di wilayah Lawang dan sekitarnya, pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Kegiatan ziarah ini menjadi waktu untuk mengenang jasa para muassis, ulama perintis, serta mantan pengurus MWC NU Lawang yang telah mendedikasikan hidupnya bagi perjuangan Islam, pengembangan dakwah Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, dan pengabdian kepada masyarakat.

Rangkaian ziarah diawali dari Makam Turi dan Makam Mbambangan, Desa Turirejo, Kecamatan Lawang. Di lokasi ini, rombongan berziarah ke makam sejumlah ulama, yakni Kiai Haji Fathulloh Romzi, Kiai Haji Muhammad Zaini, Habib Muhammad Baabud, dan Habib Anis Sahab.





Dari Desa Turirejo, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Makam Islam Kalirejo, Lawang. Di tempat ini, doa dan penghormatan dipanjatkan untuk mengenang Kiai Haji Mas Abu Ammar, Kiai Haji Abdillah Mas Abu Ammar, Kiai Haji Muhammad Qosim, Kiai Haji Faishol Qosim, Haji Muhammad Faro'id, serta Ustaz Samsul Ma'arif.



Ziarah kemudian dilanjutkan ke kompleks pemakaman Pondok Pesantren Al Fatah, Singosari, untuk berziarah ke makam Kiai Haji Damanhuri Qomari.




Para ulama tersebut merupakan bagian dari mata rantai perjuangan keagamaan dan sosial yang telah memberikan sumbangsih bagi masyarakat. Melalui dakwah, pendidikan Islam, pembinaan umat, serta keterlibatan dalam kehidupan organisasi, para ulama dan tokoh Nahdlatul Ulama turut menjaga tradisi keislaman Ahlussunnah wal Jamaah dan menanamkan nilai-nilai keagamaan yang moderat, toleran, serta berakar kuat pada kehidupan masyarakat.

Perjuangan mereka menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan jam'iyah Nahdlatul Ulama di Kecamatan Lawang. Warisan pengabdian tersebut tidak hanya dikenang melalui nama dan makam, tetapi juga perlu diteruskan melalui kegiatan dakwah, pendidikan, sosial kemasyarakatan, dan pemberdayaan umat.

Dalam kegiatan ziarah ini, tampak hadir Kiai Haji Farid Ma'ruf, Wakil Rais Syuriyah MWC NU Lawang; Kiai Haji Ahmad Khanafi, Wakil Ketua MWC NU Lawang; Ustaz Toha Luqoni, Katib Syuriyah MWC NU Lawang; serta Gus Hasan Mustofa, Sekretaris Jenderal MWC NU Lawang.

Turut hadir jajaran pengurus MWC NU Lawang, para sesepuh dan jajaran Mustasyar MWC NU Lawang, serta perwakilan badan otonom dan lembaga di lingkungan Nahdlatul Ulama Kecamatan Lawang.

Kehadiran para pengurus dan kader NU dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen untuk menjaga kesinambungan perjuangan organisasi, mempererat silaturahmi antargenerasi, sekaligus meneguhkan kembali nilai-nilai khidmah atau pengabdian kepada jam'iyah, agama, bangsa, dan masyarakat.

Ziarah ini bukan sekadar perjalanan mengunjungi makam, melainkan juga menjadi sarana refleksi dan pembelajaran sejarah. Dari perjuangan para ulama terdahulu, generasi penerus diharapkan mampu mengambil keteladanan dalam keikhlasan, kesederhanaan, keteguhan prinsip, serta semangat berjuang tanpa pamrih.

Kegiatan Ziarah Muassis NU Lawang ini menjadi salah satu langkah awal dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026. Melalui kegiatan tersebut, MWC NU Lawang berharap semangat perjuangan para ulama terus hidup dalam jiwa para santri, kader, pengurus, dan seluruh warga Nahdliyin.


Menghormati para ulama berarti menjaga warisan perjuangannya. Meneruskan perjuangan mereka berarti memastikan Nahdlatul Ulama tetap hadir untuk umat, bangsa, dan kemanusiaan.

 OS/zis

Post a Comment

© ‧ Lazis NU Lawang. All rights reserved. Developed by Jago Desain